Jenis – Jenis Fintech Hingga Regulasinya di Indonesia

Siapa yang tidak pernah mendengar tentang fintech? Fintech atau financial technology merupakan salah satu media yang kiat mempermudah aktivitas transaksi keuangan dengan mengandalkan produk – produk teknologi. Fintech ini umumnya memiliki beberapa jenis dan regulasi yang turut mengaturnya di Indonesia. Hal – hal tersebut akan dijelaskan berikut ini:

Jenis – Jenis Fintech

Hal pertama yang perlu anda ketahui adalah jenis – jenis fintech Indonesia. Dimana, fintech ini memiliki beberapa jenis yang membedakannya dibandingkan dengan financial konvesional. Berikut ini adalah beberapa jenis fintech yang harus dapat dipahami dengan baik:

1) Crowdfunding

Crowdfunding adalah jenis fintech pertama yang wajib anda pahami menurut OJK. Dimana, crowdfunding ini adalah aktivitas penggalangan dana sosial yang dilakukan secara online dan mengandalkan berbagai alat terobosan teknologi. Tentu saja contoh paling umum adalah kitabisa.

2) Microfinancing

Selain crowdfunding, terdapat jenis fintech bernama microfinancing menurut OJK. Dimana, jenis fintech ini merupakan jenis pemodal secara online. Dimana, dalam microfinancing akan mempertemukan antara pemberi modal dengan penerima pinjaman modal tersebut. Tentu saja, berkat produk teknologi aktivitas ini kian dipermudah. Salah satu contohnya adalah Amartha.

3) Digital Payment SIstem

Nah, kali ini jenis fintechnya cukup sering anda dengarkan apalagi digunakan. Dimana, fintech ini memepermudah proses pembayaran dan sistem transfer tanpa harus memiliki rekening bank secara manual. Bahkan, dengan digital payment sistem ini anda bisa mendapatkan banyak benefit menarik, seperti diskon, voucher, cashback, dan lain – lain. Contohnya tentu gopay, ovo, shopee pay, dan lain – lain.

Regulasi – Regulasi Fintech

Terdapat sejumlah regulasi yang mengatur tentang keberadaan fintech di Indonesia. Adapun regulasi – regulasi yang dimaksud tersebut adalah sebagai berikut:

  1. POJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan,
  2. POJK Nomor 13/POJK.02/2018 tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan,
  3. POJK Nomor 37/POJK.04/2018 tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding).

Dari penjelasan berbagai jenis fintech hingga regulasi – regulasi yang mengaturnya di Indonesia tentunya anda semakin paham tentang dunia fintech ini. Jadi, apakah anda salah satu pengguna setia fintech?^^